Kado Special Valentine

0
2,554 views
Cerita Dewasa Kado Special Valentine
Poker Online Terpercaya

Kumpulan Cerita & Foto Sex, Dewasa, Mesum, Ngentot, Bugil, Bokep, Tips Bercinta Terlengkap : Cerita Dewasa Kado Special Valentine – Hari valentine memanglah sangat di tunggu terutama bagi pasangan atau buat pacar kekasih yang jatuh pada tanggal 14 februari. Namaku Diana aku adalah seorang wanita blasteran dari perkawinan kedua orang tuaku, ayahku keturunan barat dan ibuku keturunan Chinese. Perpaduan ini yang membuatku menjadi seorang gadis tinggi ramping, berkulit putih dan walaupun tubuhku tidak terlalu seksi, bisa kututupi kekurangan itu dengan wajahku yang kata orang menawan.

Pasti aku sangat senang mendengarnya, apalagi ketika pacarku yang bernama Remon yang mengatakan kalau bibirku benar-benar menggoda, Aku dan Remon sudah berpacaran hampir genap dua tahun, di hari jadi kami pacaran pas jatuh pada hari kasih sayang tanggal 14 februari, di tahun valentine semalam aku memberi dia kado berupa coklat dan di tahun ini aku perkirakan akan memberikan kado special dari tahun sebelumnya.

Cerita Dewasa Kado Special Valentine
Cerita Dewasa

Dua hari lagi hari kasih sayang akan tiba dan aku masih lum mendapat kado special buat cowokku Remon, karena sudah mau tiba di hari ha nya aku barengan dengan temanku Precill dan Yuli jalan-jalan. Kami memang sedang mencari sesuatu yang dapat kami berikan ke cowok yang paling dekat dengan kami. Setelah sekitar 2 jam berkeliling mencari barang yang cocok, aku akhirnya menyerah, Aku sama sekali tidak mendapatkan barang yang benar-benar special untuk cowokku.

Dan akhirnya aku putuskan untuk mencari di tempat lain saja besok, Aku pulang tanpa membawa apa, sedangkan temanku Precill dan Yuli sudah mendapatkan barang yang mereka cari, Aku memang susah mencari barang untuk cowokku Remon, dia tuch orangnya senang yang romantis.

Bahkan hari besoknya aku jalan-jalan sampai larut malam juga masih lum mendapatkan apa-apa. Aku tidak mau memberikan sesuatu yang biasa, kupikir lebih bagus aku tidak memberikan sama sekali daripada kuberikan sesuatu yang biasa di hari yang special nanti. Ternyata Remon sudah berinisiatif lebih dulu dia mengajaku candle light dinner.

Tepat seperti dugaanku, dia memang suka keromantisan, kami hanya makan sedikit terus minum sedikit dan kami sempat slow dance dulu sebelum akhirnya duduk lagi, hanya duduk dan saling memandang. Tidak tau karena terbawa suasana atau memang si Remon jago melayu aku, yang jelas aku benar-benar bahagia malam itu.

Remon memberikan kalung cantik dan dia memasangkan di leherku, terus mencium pipiku dari belakang sambil berkata”Biar hari ini jadi hari yang lo kenang selama hidup lo. dan gue harap lo juga inget siapa yang ada di sini ngerayain hari Valentine ini sama lo” Tak tau kenapa Remon melakukan sesuai dengan apa yang kuharapkan, hingga aku akhirnya menemukan sesuatu yang special untuk kuberikan kepadanya.

Karena di rumah kedua orang tuaku pada tidak ada di rumah dan hanya ada si Iyem pembantu kami, akupun ajak si Remon ke rumahku. Sesampai dirumah Remon duduk di kursi tamu seperti biasa dan kubawakan minum untuk dia, ketika aku balik dia tersenyum ke arahku. Kuletakkan minuman di meja dan bilang ke dia kalau aku tidak dapat memberikan apa-apa di hari valentine ini, tetapi aku punya sesuatu yang sangat special buatnya di hari special ini.

Aku duduk di sebelah Remon dan kubiarkan Remon memelukku dan menciumku, bibirnya terus dia mengambil minuman yang ada di meja dan pura-pura menumpahkan di bajuku. Kami berdua tertawa bersama , terus dia berkata”Ups.., sorry ya. Mendingan lo ganti baju dulu, nanti masuk angin kalo pake baju basah gini.”

Aku tahu pasti dia sengaja menumpahi di bajuku, karena dia mau mengajaku ke kamar.Deg-degan juga sih, tetapi aku sudah bertekad kalau aku harus dapat memberikan yang spesial buatnya hari ini. Rupanya Remon sudah pada tau kalau aku mau memberikan sesuatu yang sudah 19 tahun kujaga baik-baik.

Dan aku ke kamar, seperti yang kuduga dan kuinginkan, Remon mengikuti aku dari belakang dan dia terus duduk di ranjangku. Aku cuek aja buka baju di depan dia, tetapi waktu aku mau membuka BH ku, Remon menghampiriku dan memelukku dari belakang sambil berkata”Biarkan malam ini berjalan lambat, jangan habiskan waktu terlalu cepat”.

Aku menurut saja, kubiarkan dia mencium leherku, bahuku dan akhirnya menggendongku ke tempat tidur. Remon masih belum puas bermain dengan bibirnya, dia menciumku dua kali, dan begitu kusadar, tahu-tahu BH-ku sudah hilang, tidak tahu kemana. Mungkin karena aku terlalu terbawa suasana, Remon mulai bosan bermain bibirnya kali ini dia menggunakan lidahnya menjilati puting buah dadaku.

Lembut dan membuatku enak kegelian. Aku hanya memejamkan mata sambil merasakannya menjilat dan sesekali menghisap putingku. Tiap kali dia hisap seperti ada setrum di badanku, aku selalu menggeliat menahan geli. Aku tidak bosan-bosan merasakan enaknya permainan lidah Remon.

Entah berapa lama aku terdiam merasakan nikmatnya sentuhan demi sentuhan dari bibir dan lidahnya.Ternyata bersamaan dengan lidahnya bermain, tangan Remon tidak tinggal diam. Soalnya waktu kubuka mata, aku kaget sekali, ternyata aku sudah telanjang bulat, dan Remon hanya menggunakan celana dalam saja.

Hebat juga dia bisa menenlanjangiku dan melepas pakaiannya tanpa dapat kuketahui,
Kucoba untuk bangun, tetapi badanku terasa lemas, aku sama sekali tidak bertenaga.Aku tidak dapat berbuat apa-apa ketika Remon mulai turun terus mencium pusarku. Terus tangannya membuka pahaku lumayan lebar. Aku merasa malu juga ketika Remon melihat vaginaku.

Remon tidak lama-lama melihatnya, dan tidak lama dia sudah menjilati bibir kemaluanku.
Lebih gila lagi, ternyata ketika dia menjilat vaginaku, rasanya jutaan kali lebih nikmat dari permainannya di puting payudaraku. Dia menjilat beberapa kali, terus dia menjilat klitoris-ku. Ini lebih hebat lagi, soalnya tanpa sadar aku mendesah. Sebenernya lebih mirip teriak keenakan ketika lidahnya pertama kali menyentuh klitorisku yang memang super sensitif.

Gila, ternyata Remon tidak hanya menjilatnya beberapa kali,tetapi berkali-kali, terus dia memelintir perlahan klitoris-ku. Wah, itu sih tidak dapat dijelaskan, yang jelas badanku refleks kejang dan aku menjambak rambutnya tanpa sadar. Ternyata Remon tahu, dia memelintir lagi klitoris-ku sekali lagi dan seperti sebelumnya, aku kejang lagi. Terus dia malah lebih gila lagi, digosok-gosokkannya klitorisku dengan ujung jarinya.

Aku tidak tahan kejang-kejang, tetapi Remon memegang pinggangku, jadi aku tidak dapat bergerak bebas. Rasa nikmat itu lalu memuncak dan aku tidak sadar lagi, semua terasa gelap dan badanku kejang-kejang tidak karuan tanpa dapat kukontrol.

Aku tahu aku sudah sampai puncak, dan begitu kusadar lagi, Remon sudah menggosok-gosok kepala penisnya yang besar sekali ukurannya. Aku tidak yakin penis sebesar itu dapat masuk ke vaginaku, ada juga sih rasa takut. Tetapi aku sudah bertekad, aku akan memberikan kesucianku untuk Remon.

Bibir kemaluanku terasa terbuka, dan akhirnya kurasakan kepala penisnya di bagian luar vaginaku. Remon terus mencium bibirku dan membuka pahaku lebih lebar, kututup mataku, siap menerima apa yang akan terjadi.

Ternyata tidak terjadi apa-apa, sialnya ketika kubuka mata, Remon sedang menekan penisnya kuat-kuat ke vaginaku. Kontan saja aku berteriak, lumayan kencang juga.
Belum habis rasa kagetku, Remon menyodok lagi penisnya ke vaginaku, perih sekali rasanya.

Sepertinya badanku terbagi dua karena robek disodok penis sebesar itu. Tetapi rasa sakit itu berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi rasa nikmat yang tidak kalah dari rasa nikmat ketika Remon memelintir-melintir klitoris-ku.

seperti layaknya adegan cerita dewasa Remon mulai goyang maju mundur pelan-pelan, tetapi kerasanya hebat sekali ketika penisnya menggosok-gosok dinding vaginaku. Sepertinya tidak ada ruangan kosong lagi di vaginaku, semua terasa sudah sesak disodok-sodok.

Aku mencoba untuk menahan sakit dan itu berhasil. Rasa sakit itu berubah menjadi sengatan-sengatan listrik yang membuatku ingin lagi disodok-sodok. Melihatku mulai tenang, Remon tambah mempercepat mengocok vaginaku yang sudah banjir karena basah. Aku hanya dapat memejamkan mata dan mendesah-desah menikmati permainan cerita dewasa Remon.

Yang jelas aku bener-bener hanyut dalam suasana itu. Tiba-tiba Remon bergerak semakin cepat dan ada sengatan yang lebih nikmat lagi dari dalam vaginaku. Sepertinya aku akan mencapai puncak lagi, dan aku sudah tidak sabar menunggu saat indah itu. Remon semakin cepat dan liar mengocok vaginaku. Sama sekali sudah tidak ada iramanya lagi.

Tanpa sadar aku mulai berteriak-teriak kecil menikmati semuanya itu. Terus akhirnya semua gelap, aku kejang-kejang lagi seperti tadi. Aku baru sadar waktu ada sesuatu yang hangat di perutku, dan waktu kubuka mata, Remon sedang mengocok-ngocok penisnya dengan tangannya dan dari penisnya muncrat cairan putih kental ke perutku.

Kubiarikan Remon memuncratkan maninya sampai habis, baru aku berusaha bangun. Aku pusing sebentar, tetapi terus hilang. Remon membersihkan badannya di kamar mandi, terus menghampiriku yang sudah menggunakan pakaian lengkap “Thank’s buat hadiahnya, ini bener-bener hadiah yang tidak ternilai buat gue.” kata Remon, terus menciumku lagi.

Cerita Dewasa, Cerita Sex, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Foto Bugil, Streaming Bokep, Video Bokep, Video Mesum, Tips Bercinta

Agen Judi Taruhan Bola Online Terbesar Dan Terpercaya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY