Perawanku Di Ambil Bapak Kost

0
4,347 views
Cerita Mesum Perawanku Di Ambil Bapak Kost
KlipDewasa.com
Poker Online Terpercaya

Kumpulan Cerita & Foto Sex, Dewasa, Bugil, Bokep, Tips Bercinta Terlengkap : Cerita Mesum Perawanku Di Ambil Bapak Kost – Ini kisahku nyata yang pernah saya alami, Perkenalkan nama saya Dewi, dengan umur 20 tahun dengan ciri-ciri tinggi 162 cm, berat 60 kg, dada 36B, kulitku putih,dan masih perawan, aku sendiri campuran Medan-Solo,dan aku ngekos didaerah di dekat kampus khusus perempuan. Saat ini aku sedang berkuliah di salah satu PTS di Jakarta. Dalam keluarga, sikap orang tuaku sangat keras, mereka memberi peraturan yang harus diingat oleh kami sebagai anak-anaknya, yaitu DILARANG BERPACARAN SEBELUM BERES KULIAH, jika dilanggar kami tidak akan dikuliahkan lagi.

Waktu aku pulang dari kampus aku tidak singah singah lagi ketempat lain lagi langsung aja menuju ke kosa kosan karena badanku sudah capek dan lelah pikiran sehabis berpusing ria denga mata perkuliahan , karena keburu aku langsung mengambil kunci yang biasanya aku taruh di bawah keset, tapi aku cari selama 15 menit kunci tersbut tidak ada “ apa mungkin aku lupa menaruhnya” Karena tidak mempunyai serep kunci aku menuju ke bapak kost dan meminta kunci serep lainnya yang di pegang oleh Pak Ridwan.
Aku segera menuju ke rumah Pak Ridwan yang berada disamping gedung kosanku. Kebetulan sekali dia sedang Menyapu halaman rumah.

Cerita Mesum Perawanku Di Ambil Bapak Kost

Perawanku Di Ambil Bapak Kost

“Pak, maaf, saya bisa minta kunci cadangan kos saya gak? soalnya kunci saya hilang”

“Oh bisa bisa dik, ayo ikut saya ke dalam” Kami berdua masuk ke dalam rumah Pak Ridwan yang kosong, mungkin istrinya sedang pergi. Tiba-tiba Pak Ridwan memelukku dari belakang dan mulai meraba pantatku.

Seketika aku mulai berontak tapi lengan Pak Ridwan sangat kuat menahan dadaku.

“Pak, apaansih, lepas! Lepasin pak!” teriakku.

“Hahaha, cewek bodoh! kuncimu itu sebenernya nggak hilang, cuma akunya aja yang pengen make kamu sekarang makanya aku umpetin.”

“Aaaah brengsek lepas! Lepaaas!” teriakku, rasanya suaraku mulai serak berteriak terus-terusan.

“Sudah kamu diam saja! Kita bakal bersenang-senang, pokoknya memek kamu bakal aku masukin kontolku, pasti kamu suka!” jawab Pak Ridwan sambil melucuti bluksku.

“Pak jangan pak, biarin saya pergi pak, jangan” aku memohon. Sekarang aku tinggal bra dan rok pendek saja, dan Pak Ridwan mulai menyeretku ke kamarnya dan menjatuhkanku ke kasurnya.

Dia membuka bajunya dan mulai menciumi mulut, leher, dan tetekku yang masih terbungkus bra merahku.

“Ahh..ahhh pak udah, jangan” desahku yang mulai menikmati tangan kekar Pak Ridwan yang mulai meremas tokedku.

Lalu Pak Enrik melepas braku dengan kasar. tokedku yang bulat besar mencuat dan mebuat Pak Ridwan makin horny, dia lalu menciumi dan mengenyot tokedku ku dengan keras.

“Ah..pak ah.. enak pak.. aah sshhh sakit pak ah enak..” rintihku menahan rasa nikmat. Mulut Pak Ridwan mengulum pentilku dengan liar, akupun meronta-ronta karena sensasi mulut Pak Ridwan.

“Wah besar banget tokedmu dik, asik” kata Pak Ridwan sambil menampar tokedkananku sehingga menjadi kemerah-merahan. Aku merasa memekku sudah banjir basah dengan cairan hornyku.

Setelah permainan mulut Pak Ridwan yang daritadi mengenyot tokedku, dia sekarang melepas rok dan celana dalamku.

Dia mulai menjilati memekku yang basah dan aku tersengat rasa nikmat luar biasa saat lubang memekku dimasuki lidah Pak Ridwan yang hangat.

“Ah.. sshh, aah ah yaah” desahku nikmat. Memekmu enak banget dik, masih rapet, mulus, putih” puji pak Ridwan sambil memasuki jari telunjuknya ke dalam memekku lalu mulai mengocoknya keluar masuk.

“Aaah akh sakit pak pelan-pelan ah..”erangku kesakitan. Rasanya nikmat sekali apalagi saat Pak Ridwan mulai mengocok lobang memekku dengan tiga jari.

“Kyaaaa aaaah ssssshhh haaaaa nikmat sekali aahh” aku menggelinjang tak keruyaan. Lalu aku merasa pentil tetekku mengeras dan memekku semakin basah, sepertinya aku akan orgasme.

“AAAAHHHH….. pakkkkk aaaaah…. nikmaaaat!!!” teriakku saat gelombang nikmat orgasmeku membuat tubuhku kaku sejenak, tetapi Pak Ridwan semakin asyik mengemut itilku.

Aku menjadi lemas sesaat, tetapi saat Pak Ridwan kembali meremas tokedku sembari menjilati air hornyku, aku mulai terangsang lagi.

“Enak kan? Nah sekarang sepong kontolku” perintah Pak Ridwan sambil mengeluarkan kontolnya yang sudah ngaceng. Kontol Pak Ridwan besar sekali batangnya, membuat memek basahku semakin berdenyut-denyut ingin dingentotin dengan kontol itu.

Aku memasukkan kontol itu ke mulutku dan mengulumnya. Aku merasakan rasa asin gurih precum Pak Ridwan dan mulai menikmatinya. Pak Ridwan membelai-belai kepalaku sambil merem-melek keenakan.

Setelah kuservice kontol kekar Pak Ridwan lalu ia bersimpuh diantara kedua pahaku yang sudah siap dingentotin, dia mulai menggesek-gesekkan kepala kontolnya di bibir memekku sehingga aku makin terangsang.

Kepala kontol Pak Ridwan mulai masuk ke memekku dan rasanya sakit sekali tetapi nikmat. “Ahh… pak sakit pak pelan-pelan..” Lalu Pak Ridwan berhasil memasuki batang kontolnya full ke memekku.

“Ahhhh sakiit ah ah sshhhh yeaaah” erangku sambil menggelinjang keenakan karena kontol besar Pak Ridwan mulai majumundur keluarmasuk memekku yang sangat rapat.

“Shhh oooh yeaah memekmu rapet banget dik, masih perawan ya?” kata Pak Ridwan sambil menyodok memekku dengan sangat kencang.

Terdengar bunyi plak plak plak karena Pak Ridwan menyodokku dengan cepat dan keras dan tokedku melompat-lompat karena sodokan Pak Ridwan yang luar biasa. “Ahh.. ah pelan-pelan pak ngilu banget aaah” aku memohon tapi Pak Ridwan tidak menghiraukan.

Memek putihku makin basah dan tokedku terus melompat-lompat. Lalu Pak Ridwan menyuruhku untuk nungging dan mulai mengentoti ku dengan Doggy Style. Rasanya nikmat sekali sekaligus perih karena Pak Ridwan dengan liar menyodokku dan meremas tetekku dari belakang.

“Ahhh ah ahh… yeashh.. shhh ngentot!” desah Pak Ridwan keenakan, aku pun dengan alami mendesah keenakan karena kontol besar Pak Ridwan yang seakan mengoyak memek mulusku. “Saya mau keluar lagi paak aaah!!” teriakku, kali ini pasti lebih dahsyat.

“Ah ah ah shh aku juga dik aaargggghhh…!!” Crot crot crot sperma Pak Ridwan menyembur kedalam memekku, rasanya hangat bercampur dengan cairan hornyku. Kami lalu merebahkan diri di kasur, sangat kelelahan tetapi sangat nikmat.

Aku melihat darah keperawananku keluar dari bibir memekku bersamaan dengan sperma Pak Ridwan. Setelah itu aku mengambil kunci kosanku dan kembali pulang. Sejak saat itu kami rutin mengentot di kosan ku dengan Pak Ridwan. Aku mulai Kecanduan. dan pak Ridwan juga menyuruh aku tak usah bayar uang kost lagi.

Cerita Dewasa, Cerita Sex, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Foto Bugil, Streaming Bokep, Video Bokep, Video Mesum, Tips Bercinta

Agen Judi Taruhan Bola Online Terbesar Dan Terpercaya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY