Cerita Mesum Rayuan Bis Umum

0
426 views
cerita mesum
KlipDewasa.com
Poker Online Terpercaya

KlipDewasa.com Tempatnya Berbagi Cerita Mesum, Cerita Sex, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa, Cerita Tante-Tante, Cerita Sex Abg, Foto Bugil, Tips Bercinta : Cerita Mesum Rayuan Bis Umum-Cerita ini banyak mengenang kisah dalam perjalan hidup saya, perkenalkan nama saya Fauzi biasa dipanggil Jack, saat ini aku bekerja disebuah perkantoran di bidang Adminitrasi pemasukan barang, pagi itu pukul 10.00 WIB telpon di ruanganku berdering

KlipDewasa.com
KlipDewasa.com

Karena aku sudah menebak itu dari siapa aku sengaja untuk membiarkan telponnya bersering terus, telponnya berdering terus tak kusangka saat aku angkat ternyata dari kantor pusat memberitahukan bahwa aku besok harus ikut meeting untuk keperluan pengecekan barang masuk.

Dengan rasa malasnya aku terpaksa aku harus datang saat itu bulan mei 2015 hari itu kondisiku sedang tidak enak badan memang dari hari sebelumnya badan saya terasa mau demam, tak mungkin kalau aku mngendarai motor dengan kondisiku sekarang.

Malam itu kerjaanku cukup banyak, karna harus membuat laporan bulanan dan berbagai macam laporan lainnya. Pagi hari sekitar pukul 04:00 WIB, aku sudah berada di bus antar provinsi. Biasanya jam segini aku masih terlelap dalam buaian mimpi.

Tapi tidak untuk pagi ini, dengan segala macam penat yg menyelimuti ku paksakan kaki untuk beramgkat. Meeting kali ini berjalan cukup lancar, bahkan terlalu lancar sampai selesai sekitar pukul 18:00 WIB.

Pulang dari kantor, Aku menunggu bus di sebuah halte. Tak ada yg menarik dsini, yg ada hanyalah setumpuk buruh pabrik menebarkan aroma kelelahan setelah seharian bekerja. Sampai sekitar 15 menit aku menunggu.

Sebuah honda jazz merah berhenti dan menurunkan seorang anak perempuan. Umurnya mungkin sekitar 5 tahun dibawahku, sebagai catatan umurku saat itu adalah 22 tahun.

Tak ada yg istimewa dari perempuan itu selain, parasnya yg sangat cantik, kulitnya yg putih tanpa cacat, dan sebuah tonjolan menarik lainnya (tebak sendiri ya). Tak lama berselang bus yg ku tunggu datang, segera ku buru masuk tanpa menghiraukan perempuan itu lagi.

Saat itu keadaan di dalam cukup padat. Hanya ada 3 bangku kosong. Itu pun tempatnya di ruang rokok. Tak apalah, toh sama2 duduk, sama2 dingin pikirku. Tak disangka tak di duga perempuan tadi ikut naik dengan bus yg sama denganku.

Bagai punduk merindukan bulan, ah salah..pucuk di cinta ulan pun tiba. Perempuan itu duduk tepat disebelahku. Terlihat dengan jelas di depan mataku parasnya yg seperti bidadari itu, apalagi itu nya itu lho(WAW) Aroma tubuhnya menambah gejolak jantungku menjadi tak menentu.

Kadang kenceng, kadang pelan, kadang berenti 2 menit nunggu penumpang..( nah Lho..itu jantung apa kopaja ) Dari mata turun ke hati naik lagi ke orak tapi berenti di ujung lidah, tak ada keberanian yg memadai untuk sekedar bilang hay.

Setengah jam aku disini tanpa suara. Hanya bisa pandangi bibir tipisnya yg menarik (lagunya iwan fals donk). Tanpa terasa aku sudah memasuki daerah kebon nanas. Sekitar separuh pemumpang bus itu turun (ada yg turun kaki nya ajaada juga yg turun badanya aja. Nama nya juga separuh ).

Penumpang yg ada di ruangan itu pun mulai pindah ke depan. Tapi kenapa perempuan itu gak ikutan pindah ya.?

Koq gak pindah ke didepan dek..? Dsini kan banyak asap rokok kataku memulai pembicaraan Hah..eh apa..? Dia seperti tak mendengarku secara penuh.

Wajar, karna kami daritadi hanya diam. Setelah ku ulangi pertanyaanku baru dia menjawab. Disini aja deh, udah PW suaranya bagai belati yg menghentikan aliran darahku.

Tak ada suara lagi yg keluar dari mulutku, masih terngiang dengan jelas alunan suaranya yg lembut.

Emang mau kemana dek.? Tanyaku mencoba sedikit ramah.

Mau ke Bandung bang jawabnya Waahkita satu tujuan donk kataku senang.

Lahinikan memang bus jurusan bandung potongnya..mampus lu. Makanya jangan senang dulu. Gak lucu kali naik bus jurusan bandung tapi bilang mau ke palembang.

Eh..iya ya kataku seperti kerbau bodoh. ke bandung kuliah apa kerja dek.? Tanyaku.

kuliah bang jawabnya singkat.

Mahasiswi rupanya..waah cocok dah. Mendengar jawabannya yang singkat-singkat, aku menjadi sedikit riskan untuk bertanya lebih jauh takut dibilang banyak tanya lu.

Tapi bukan Jack namanya kalau gak nekat Jangan panggil.bang donk..koq rasanya tua banget.panggil aja Jack..itu namaku,

klo boleh tau nama adik siapa ya.? Mulai deh jiwa playboy ku beraksi.

Nama saya ririn bang eh Jack jawabnya seperti memaksakan ketika menyebut namaku namanya ririn, rintangan dapetin dia..harus beli honda jazz dulu kali ya..hehehe

Mulai lah percakapan yg tak tau pangkal dan ujungnya itu di mulia. Dari bahas kuliah, pekerjaan, cuaca malam itu, ampe bahas AC bus yg..beuuh dingin bangeetz.

Ini dek pake aja sweeter abang klo kedinginan kataku seraya melepas sweeter yg ku pakai,

Sebenernya dingim juga sih klo gak pake sweeter..tapi ya namanya juga PDKT.

Gak usah.makasih bang jawabnya.

Gak usah apaantu sweeter di ambil juga.

dek liat bulan deh di luar itu kataku sambil menunjuk bulan yg ada di balik jendela.

Iya bang..emangnya kenapa bang jawabnya

tak mengerti klo macan disebelahnya mau ngegombal.

Bulan itu dari pertama abang bisa liat ampe sekarang gitu2 aja ya.. tapi kenapa ya klo abang liat adik rasanya seperti lagi meluk bulan

gitu deh rayuan gaya tahun 70an tuuh. Ah..abang ini bisa aja jawabnya tersikut,

eh tersipu maksudnya. Perasaan tadi ku bilang gak usah panggil abang, tapi kenapa masih abang2 juga..??

Apa nama gua jelek kali ya..?? Jack..!! (Senyum bebek)

Bang emang gak dingin ya sweeternya adik pake..?

Gak koq dek..kan adadek yg menghangatkam hati abang gubraaak ni sopir klo denger langsung ngerem mendadak kali ya..

adek percaya gak ama CINTA pada pandangan pertama..? Pancingku.

Eeh..percaya gak percaya sih bangklo abang..?

Abang sih gak percaya dek jawabku mantap lho..kenapa bang dari raut mukanya terlihat sedikit kecewa.

Sebenarnya memang ekspresi seperti inilah yang aku inginkan. Menurut abang CINTA tu datangnya pada pandangan ke duatapi berlanjut terus sampe mati..karna abang tadi ngeliatdek yg pertama ke alangan ketek orang yg disebelah abang jawabku dengan raut muka serius.

Aah..abang bisa aja katanya sedikit manja.

Lalu tiba2 dia nyubit gua..gua cubit balik. Dia nyikut gua..gua sikut balik rada keras.

Dia jitak gua pake sepatu..gua jitak pake palu saftyterjadilah pertarungan yg sangat seru!!!

Lho..ini kenapa ceritanya jadi ngaco gini..abaikan pertarungan di atas.

dik..menurut kamu abang ni kayak mana ya orangnya..? Ku bertanya dengan raut muka se-unyu mungkin

pinter gombal lagi jawabnya dengan sebuah senyuman lebar.

Gombal?? Kapan abang ngegombal..?? Itu mah bukan gombaldek.

semua kata yg tercipta begitu saja seperti CINTA yg mengalir dari mata turun ke hati..tanpadek kata2 itu gak bakal pernah muncul Ini udah hampir masuk babak terakhir gombalan yang ku punya.

Eh..maksudnya bang.? Dia seperti kaget. Lalu ku lanjutkan dengan kata terakhir gombalan ini jika kerajaan malam punya permaisuri bernama rembulan dik ririn mau gak jadi permaisuri di kerajaan hati abang..? Diam….??? Ya hanya diam.

Tak ada satu patah kata pun yg keluar dari mulutnya udah kepalang tanggung.

Ku genggam jemarinya dan kupandangi ke dua bola matanya.

Tetap tak ada sepatah katapun yg keluar dari bibir manis itu.

Jika memang dalam hitungam ke sembilan tak ada sepatah katapun yg keluar..Gua patahin juga leher lu bocah.

Sebuah kecupan hangat ku berikan pada bibirnya yg memang sangat manis itu. Tak ada respon…??? Dia tak membalas ciumanku..juga tak menolaknya.

I Love You ku bisikan sebuah kata penuh arti perlahan tapi pasti di telinganya. Lalu sebuah kecupan hangat ku berikan ke bibirnya lagi, kami melakukannya sampai sekitar 15 menitan.

Setelah itu kami kembali masuk dalam kebisuan. Bus berhenti di sebuah terminal tanpa kami sadar, kami telah sampai di kota tujuan.

Setelah bertukar nomer hp dan pin bb. Kami berpisah di terminal itu. “Sayang sekali, seminggu lagi aku harus meninggalkan kota ini kutukku dalam batin.

Kenangan itu tinggallah kenangan, mungkin ada kalanya juga harus dibuang. Seperti Bunga Layu di pot meja kerjaku.

Demikian cerita dewasa ini saya ceritakan mungkin dengan gaya tulisan yang kurang dewasa. kita sudah sama-sama dewasa jadi bisa membedakan mana cerita yang baik dan mana yang tidak, apa yang saya tulis disini hanyalah sepenggal kisah dari cerita hidup saya yang panjang ini.

Agen Judi Taruhan Bola Online Terbesar Dan Terpercaya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY