Cerita Seks Dengan Sahabat Kakak

0
2,006 views
Cerita Sex Dengan Sahabat Kakak
Poker Online Terpercaya

Kumpulan Cerita & Foto Sex, Dewasa, Mesum, Ngentot, Bugil, Bokep, Tips Bercinta Terlengkap : Cerita Sex Dengan Sahabat Kakak – Kisah ini waktu aku liburan pulang kerumah orang tuaku. Jarak umur aku dan kakakku gak terlalu jauh, jadi terkadang kami sering nongkrong atau bahkan dugem bersama. Wajar aja aku jadi kenal beberapa teman kakakku dan kakakku juga kenal beberapa temanku, di saat itu untuk merayakan pulang ku aku clubibing barengan dengan kakakku. Malamnya sehabis pulang dari clubbing teman kakakku yang bernama Diana ikutan pulang ke rumah, karena kostannya sedang sepi jadi dia takut untuk pulang, terpaksa aku tidur di sofa ruang tamu.

Cerita Sex Dengan Sahabat Kakak
cerita sex, cerita seks, cerita sex terbaru, cerita seks terbaru, cerita sex perawan, cerita seks perawan, cerita sex dewasa, cerita seks dewasa, kumpulan cerita sex

Sepulang dari clubing entah mengapa sudah hampir jam 3 pagi aku belum merasa ngantuk. mungkin karena tadi minumnya nanggung, akhirnya aku main laptop saja di meja kopi depan sofa, berharap akan datang rasa kantuk. Bukannya rasa kantuk yang datang, tapi gairah gw yang timbul. jadi iseng-iseng aku buka data-data film blue yang ada di laptop untuk melepaskan hasratku agar bisa cepat tidur.

Disaat asyik-asyiknya aku nonton film blue sambil masturbasi, ternyata Sahabat kakakku Diana sudah berada di depan pintu kamar sambil ngeliatin aku bermasturbasi.

Aku kaget langsung aja ku tutup kembali laptopnya.

“Hayo ngapain lu…” Kata Diana.

“Ga ada kok… Refreshing aja…” kata gw sambil malu-malu.

“ada apa mbak?”

“Ngga papa, aku cm pengen ke wc aja…”

“O ya uda.. Silahkan aja…” Yah… saking malunya dedek gw langsung lemez.

Sementara Diana di kamar mandi, gw close file-file blue aku, dan aku lanjutin main game komputer, sambil berharap si Diana tidak melihat dengan jelas aktivitas aku sebelumnya.

“Don, aku boleh duduk sini ga? di kamar terlalu dingin..” tanya Diana setelah dy keluar dari WC, sambil duduk di sofa sebelah tempat aku duduk.

Haduuuhhhhh… bukannya dia langsung balik ke kamar, malah mau duduk dulu di sini,selah aku . Masa dia gak sadar sih kalau aku lagi sange…

Tapi ga enak juga menolak dia,

“silahkan aja mbak…”

“sekarang kamu ngapain???”

“ga ada mbak, cuma main game, biar bisa tidur…”

“Main game atau mau mainin yang lain?” tanya Diana sambil tersenyum nakal.

Sialan nih si Diana, sindirannya kena banget.

Aku hanya bisa tersipu malu, dan mengalihkan pembicaraan.

“Mbak kok ga tidur? kan mbak santi dah tidur…”

“iya neh, begitu sampai kamar si santi langsung tidur, padahal gw kan pengen pinjem baju tidur…”

Bener juga, aku baru sadar, setelah diperhatikan ternyata Diana masih memakai kostum clubbingnya. dengan dress v neck potongan rendah yang menunjukkan belahan dadanya, dan juga ngepress memperlihatkan keindahan tubuhnya.

“Lho, kenapa ga langsung ambil aja di lemarinya?”

“tadi sih niatnya gitu, tapi kan di kamarnya banyak lemari, terus lemari yang pertama aku buka, ada pakaian cowok. Makanya aku gak berani buka-buka yang lain, taku ngeliat yang aneh-aneh…”

“Ooooh. maap mbak, itu mungkin pakaian aku, mbak gak lihat yang aneh-aneh kan ? saya lupa mengunci lemarinya” di kamar kakak aku memang ada lemari aku yang harusnya selalu aku kunci, tapi karena tadi dah buru-buru clubing aku lupa ngunci…

“Ya udah, gw ambilin baju tidurnya deh…”

“ntar aja dek, gw masih belum bisa tidur.”

“lho kenapa mbak? bukannya mbak tadi banyak minum? harusnya kan bisa cepat tidur. atau ada yang lagi dipikirin???”

Emang dari mulut Diana masih tercium aroma alkohol yang lumayan menyengat, dan mukanya juga masih terlihat merah. Diana terdiam sejenak,

“iya neh, kan si abang (pacarnya) lagi pergi ke semarang, trus kata teman aku di semarang, dia liat abang lagi mesra-mesraan ama cewe lain di cafe.
Trus temenku iseng buntutin dia sampe akhirnya dia masuk ke hotel bareng cewe itu. Padahal dia bilang ibunya sakit, ternyata dia selingkuh di sana.”

Diana tertunduk sambil terdiam. Wajahnya terlihat sedikit muram, namun masih tidak bisa menutupi kecantikannya.

“Tau ga, biasanya kalau aku sebelum tidur selalu dicium dulu sama dia, tapi sekarang kayak sudah ga mungkin,aku sudah gak sudi…”

“Wah, kalo cuma gitu seh bisa aja aku yang ganttin. hehehe…”

“Dasar Donby, orang lagi serius diajak bercanda…”

Bercanda seh bercanda, tapi donby ada seriusnya juga lho… hehehe…”

“Masa?” Sambil wajahnya yang cantik dan merah karena mabuk itu menatap aku dalam-dalam.

“Masa mbak ga percaya?” perlahan sambil aku deketin mukaku ke dia dan menatap matanya, dan mulut aku mendekati bibirnya, tapi tidak sampai terkenak bibirnya.

Bukannya marah tapi Diana malah tersenyum dan langsung meraih bibirku. Cukup lama kami berciuman.

Asyiiiiik, dapat lampu hijau nih… Ciuman kita berlangsung cukup lama, tangannya membelai kepala dan punggungku. Aku memberanikan diri maraba-raba dadanya.

Dan tidak ada penolakan sama sekali. wah, ternyata dia ga pake bh, dadanya cukup kencang, padat dan menantang… tangan aku yang satu lagi menjalar ke bawah dan mulai menyingkap roknya, menuju ke selangkangnya.

Hmmm… G String neh….

“Don, jangan… Nanti ada yang bangun…”

“Tenang aja, mereka minimal bangun jam 5 kok… kita masih punya waktu 1.5 jam”

Aku lanjutkan dengan mencium pipi, leher dan menjalar ke dadanya. Tak lupa tangan aku memainkan vaginanya dengan mengesampingkan G- Stringnya

Mbak Diana sudah ga sabaran lagi dia berinisiatif menurunkan celana pendek aku, dan dia mendorong aku untuk duduk menyender dan dia hisap dan dia hisap kontol aku.

Gila… Enak sekali dia menghisap kontolku.

“mbak sini deh, kita 69 aja yuk..”aku berbaring di sofa dan mbak Diana diatas ku.

Aku lepas G-Stringnya Diana dan aku jilat Memeknya , Aku langsung menemukan klitorisnya dan aku mainkan dengan lidahku.

“aaah don… enak banget…” katanya, sambil menghisap dan menjilat kontol ku…

Setelah 5 menit kita posisi 69,

“Don, aku uda gak tahan lagi. aku masukin yah?”

Diana menyuruh aku duduk, dan dia menghadap aku, sambil menatap dan meminta izin. Walau belum sempat ku jawab, dia sudah naik ke atas gw sambil menyingkap roknya dan memegang kontolku ,dia arahkan ke dalam memeknya.

“aaaaaah…” desah kami bersama…Memeknya terasa sempit, basah dan hangat…

Enak sekali… Setelah kontolku masuk semua, Diana perlahan-lahan menaik- turunkan dan memaju-mundurkan pinggulnya… Sumpah enak
banget…

“aaaaah… Sssssh…” Sambil menikmati goyangannya Diana,ku isap dan gigit kecil toketnya. Ku lemas pantatnya.

Memeknya terasa seperti memijat-mijat, Enak banget…perlahan-lahan Memeknya yang hangat mulai terasa semakin basah dan meremas kontolku dengan kuat…

“Don aku hampir keluar…”Dilumatnya bibirku dengan ganas, Dijilatin telinga ku dimanikannya lidahnya di daun telingaku…bikin aku makin gak nahan.

Ku goyangkan pinggulku dan menyamakan irama goyanganku bersama Diana …

“Aaaaah Don…”

Terasanya cairan hangatnya mengaliri liangnya…Ku biarkan Diana beristirahat sambil bersandar di tubuhku…Ku kecup mesra bibirnya…

“Don, nikmat banget…”

Setelah ku berikan waktu untuk beristirahat,ku cabut kontolku, dan dan mengajak Diana posisi missionari. Diana berbaring di sofa, dia membantuku dengan membuka kakinya.

Ku arahkan kontolku ke liang senggamanya.

“Don, perlahan-lahan ya..”

“iya mbak Dianaku sayang…”

Sleeep… perlahan-lahan ku mulai menggerakkan pinggulku…Ku lumat bibir mungilnya sambil tangan kananku mainkan toket indahnya dari luar dress…

“Aisss… aaaaah… Terus Don… Terus jangan berhenti…” Diana meracau gak jelas…

“Don, kontol loe enak banget…Ku gak tahan don…aku hampir keluar lagi…”

“Tahan sebentar ya mbak, aku juga sudah mau keluar. Boleh ku keluarin di dalam gak ??”

“Ga papa dek, aaaaahh… aku hampir…… Hampir keluar… Terus dek… Aaaaah”

“Aaaaaah…. Don… aku keluar lagi…” Diana mengangkat pantatnya sambil melenguh panjang, sementara aku menghujamkan kontolku sampai mentok ke dasar vaginanya dan akhirnya aku ga tahan lagi,aku keluarkan spremaku ke dalam vaginanya Diana….”Mbak…aku….ku keluar…Aaaaggghhh…”

Lalu aku berbaring diatas tubuhnya dengan kontol masih tertancap di dalam vaginanya yang hangat yang masih memijat kontolku yang perlahan mengecil…

“Don, enak banget… Makasih ya…” Kata Diana sambil terengah-engah dan memeluk erat tubuhku seakan gak mau di lepas.

“Makasih juga mbak…” ku kecup bibirnya dengan mesra.

“Don ke WC dulu yuk, biar mbak cuci kontol loe dulu…” Kami bangun lalu menuju kamar mandi dan kami saling pagutan, meraba-raba, dan saling membersihkan. Setelah selesai,ku kecup sekali lagi bibir Diana.

“Don, aku masuk ke kamar dulu ya…gak enak kalo ketahuan lama-lama diluar ama kakakmu.Sekali lagi makasih ya sayang…” Aku antar Diana ke depan pintu kamar lalu aku kecup bibirnya dan aku raba vaginannya dari balik roknya lagi.

“Don, udah ah, nanti aku pengen lagi, bentar lagi yang lain bangun…”

“ya udah deh mbak lain kali lagi ya…”

“ya don…”

“janji ya..?

“Janji Don…”

Diana kembali masuk ke kamar, dan aku kembali ke sofa di ruang tamu. Sofa yang telah menjadi saksi bisu hubungan aku dan Diana…

Hubungan aku dan Diana berlangsung terus terus selama gw tinggal di rmh. Semenjak kejadian itu, hampir seminggu Diana nginap di rumah, dan setiap malam, setelah semuanya tidur, pasti aku dan Diana berhubungan seks. Baik itu di ruang tamu, WC, dapur, ruang makan, bahkan di tempat jemuran baju. Diana makasih ya…

Cerita Dewasa, Cerita Sex, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Foto Bugil, Streaming Bokep, Video Bokep, Video Mesum, Tips Bercinta 

Agen Judi Taruhan Bola Online Terbesar Dan Terpercaya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY