Ngentod Bokong Sexy Tante Gina

0
2,455 views
Poker Online Terpercaya

Kumpulan Cerita & Foto Sex, Dewasa, Mesum, Ngentot, Bugil, Bokep, Tips Bercinta Terlengkap : Ngentod Bokong Sexy Tante Gina – Kali ini aku ingin menceritakan salah satu pengalamanku, ngentot dengan bokong semok wanita cantik bernama Gina. Dia wanita yang sudah bisa di bilang perawan tua karena di umurnya yang sudah 37 belum menikah juga. Kenalkan namaku Galang, saat ini aku masih duduk di bangku SMu kelas 3. Tiap hri aku melewati rumah Mbak Gina, karena aku sudah biasa memanggilnya begitu.

 

Ngentod Bokong Sexy Tante Gina

images

Dia orangnya begitu ramah dan selalu tersenyum bila berpapasan denganku. Karena itu aku yang banyak mendengar dan membaca cerita ngentot, sering membayangkan seandainya aku bisa ngentot bareng dia. Tapi itu hanya anganku saja, sebagai cowok yang ingin merasakan ngentot sama cewek yang lebih tua, Mbak Gina bekerja di sebuah pertokoan pusat perbelanjaaan, dan jam pulangnya aku tahu.

Yakni antara pukul 7 malam dia sudh melewati gang sempit, di wilayah kami. Jadi aku sering pura -pura berpapasan dengannya padahal aku memang sengaja, senang rasanya bisa bertatapan langsung apalagi ketika ada penghalang semacam gerobak sampah yang di biarkan di gang itu, jadinya mau tidak mau aku bersentuhan dengan Mbak Gina. Meskipun itu hanya bokongnya yang semok.

Cerita ngentot yang aku alami dengannya, kala itu aku baru pulang sekolah tapi sudah melihat mbak Gina. Berjalan dari depan dengan menenteng palstik hitan mungkin dia baru mebeli sesuatu. Akhirnya aku menemaninya sambil berjalan ” Kok nggak masuk kerja Mbak…?” Tanyaku sambil berusaha beriringan dengannya. “Mbak capek Galang…jadi pingin istirahat..” Langsung saja aku tambahkan ” Wah..butuh teman juga tuh mbak..”.Kata galang.

Dengan tenang mbak Gina bilang “Emang Galang mau nemenin Mbak ..?” Mendengar pertenyaaannya, aku langsung bilang ” Boleh..mbak..nanti ya..” kataku pada mbak Gina ” Kok nanti ..sekarang dong…” Aku senang bukan main mendengar itu, tapi aku pura-pura biasa saja ” Ya..sudah kalau mbak maunya begitu…” kamipun berjalan briringan menuju rumah mbak Gina, yang berada sebelum rumahku.

Dan perlu di catat kalau aku punya jalur lain untuk sampai kerumahku, tapi karena ingin melihat dan bertemu dengan mbak Gina aku sering lewat jalur ini. Sampai di rumah mbak Gina sepi, diapun menawarkan minuman padaku “Mau minum apa Galang…?” katanya , aku duduk dan menjawab ‘ Terserah mbak..asal jangan yang memabukkan…” Dia tersenyum dan bilang ” Kamu kira aku siapa..” Kata Mbak Gina.

Akupun tertawa dan melihat mbak Gina, membawakan minuman yang dia kasih langsung padaku. Kamipun mengobrol sambil bercanda, dan dari obrolan tadi mbak Gina tersipu ketika aku ilang aku suka padanya. Dengan memberanikan diri aku mendekati mbak Gina yang duduk di sebelahku dengan memakai rok pendek dan kaos di atasnya. Aku mncoba mencium bibirnya dan ketika mbak Gina tidak melawan.

Aku semakin berani dengan memeluknya sambil menekan lebih dalam lidahku, aku telusuri rongga mulutnya dengan permainan lidahku. Dia memejamkan mata sambil merintih ringan ” Galang..jangan…” katanya ketika tanganku meraba teteknya, yang sedari tadi sudah menegang. Dengan tidak mendengar perkatanya, aku terus meremas tetek itu dan semakin membuat mbak Gina menggelinjang.

Saat dia blingsatan itulah, dia tiba-tiba tersentuh dengan kontolku yang sudah berdiri. Mbak Gina malu untuk memegangnya, tapi dengan tanganku aku tekan tangannya pada kontol yang menegang itu, seketika juga dia mengelusnya dengan perlahan sampai akhirnya dia kocok-kocok kontolku dengan keras, aku mengerang “Oouughh…..ooouuggghh…mbak….oouugghh” Mendengar itu da semakin berani.

Dengan sedikit melorotkan badannya untuk menunduk, dan ketika melihat kontolku yang di keluarkan dari dlam clanaku langsung saja dia lumat. Sampai-sampai mulutnya tidak sangup menahan semua kontolku yang memang meiliki ukuran lumayan gede, Mbak Gina kembali mengeluarkannya dan dia msukkan kembali tus begitu, sehinga aku kenikmatan di buatnya, apalagi ketika dia hisap kontolku.

Karena tidak tahan aku yang tadi membelai rambutnya akhirnya menjambaknya, tapi mbak GIna semakin parah menghisap kontolku. Bahkan kini dia membuka bajunya sendiri sambil terus memainkan itu, setelah terbuka dan telanjang di depanku, aku menatapnya merasa malu dengan pandanganku dia mendorong tubuhku berbaring di atas kursi ruang tamunya, Dengan melorotkan celana seragamku.

Kini akupun telanjang tapi hanya tanpa celana, sedang bajuku masih menempel tapi aku sudah tidak menghiraukan baju. Yang ada aku ingin segera menghujamkan kontolku pada memeknya, aku angkat pundak mbak Gina dan membaringkan tubuhnya dengan membalikan kini berada di bawahku, dan seketika juga aku berusaha memasukkan kontolku pada memeknya, dengan bantuan tangan mbak Gina yang membantu akhirnya masuk juga.

Saat itu juga aku goyang mbak Gina, dia membelai rambutku dengn tangannya sambil menggigit bibirnya sendiri .Ketika aku semkin cpat mengoyangnya dia mendesah “Aaagghh….aaagghhh….aaagghh…..eeeuuummmpppphhh…Te..rus…Lang…” Aku semakin ingin memuaskannya dengan membalikan tubuhnya dengan posisi miring, kembali aku goyang dengan posisi dari belakang.

Dan tanganku berpegangan pada teteknya dari belakang, yang ikut bergoyang mengikuti hentakanku. Dengan menggoyang dari belakang itu membuatku semakin berkeringat karena capeknya, Mbak Gina mengimbangi permainanku karena tanpa aku suruh dia langsung berganti posisi, kini dia sudah menunging. Terlihatlah bokong semok yang selama ini menjadi incaranku.

Aku tidak langsung memasukkan kontolku, tapi dengan lembut aku raba dan elus bokong itu sampai akhirnya aku cium dengan penuh gemas. Dan dengan perlahan aku masukkan kontolku pada memeknya lewat belakang, begitu aku putar “Oouuwwwww…….ooooouuuwwww…Ga…lang…aaaagghhh…..aaagghhhh…” Mbak Gina mengerang semakin keras dan memutar-mutar pantatnya dari belakang.

Akupun tidak sanggup menahan nikmat yang nyaris sempurna bagiku, dengan sekuat tenaga aku maju mundurkan kontolku pada memek Mbak Gina, karena suah tidak tahan akhirnya diapun terbaring dan aku lihat dia melebarkan pahanya sambil menggapai tangannya padaku. Dengan berpegangan pada tangannya aku mencoba memasukkan kontolku pada memeknya yang sudah basah.

Saat itu juga aku kembali menggoyang dan sesekali memutar, Mbak Gina semakin keras juga mengerang ” Aaaauuugghhh…..aauugghh……aaauugghhh….uuuugghh…uugghh..Terus…Galang…aku..nggak…ku…at…sa..yang… Semakin cepat ak menggoyangnya, dan membuatnya menggelinjang sambil mencakar-cakar punggungku.

Setelah lama melakukan permainan itu, akhirnya aku menyudahi cerita ngentot bokong semok ini dengan memuncratkan sperma kental pada lubang memeknya. Dan dengan tersenyum puas mbak Gina memandangiku yang saat itu terkulai lemas di sampingnya, tapi aku kembali menciumnya. Dengan penuh pengertian dia balas ciumanku. Dan hari itu adalah awal kami mengukir cerita ngentot, dan aku puas dengan permainannya.

Agen Judi Taruhan Bola Online Terbesar Dan Terpercaya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY